Sunday, July 31, 2011

Masjid Haji Ali Dargah di Mumbai (India)

Haji Ali adalah sebuah masjid terkenal di Mumbai (Bombay). Dibangun pada tahun 1431 oleh seorang pedagang Muslim kaya Haji Ali. Hal ini terletak di sebuah pulau lepas pantai Worli.

Orang-orang dari semua bagian dari India mengunjungi masjid untuk memberi penghormatan. Dikatakan bahwa seorang santo besar tenggelam di tempat masjid ini sekarang berada. Sejumlah besar peziarah mengunjungi masjid terutama pada hari Kamis dan Jumat untuk memperoleh berkat-berkat santo. Masjid ini dibangun di indo-gaya arsitektur islamic .

Karena terletak di sebuah pulau, masjid ini terhubung dengan daerah Mahalakshmi oleh sebuah jalan. Anda tidak dapat mencapai masjid jika pasang sangat tinggi. Masjid meliputi area seluas 4.500 meter. Makam di dalam masjid ini ditutupi dengan kain merah dan hijau memiliki bingkai perak.

Masjid Tengku Tengah Zaharah Terengganu (Malaysia)




Dikenal sebagai ‘Masjid Terapung’, seni bangunannya merupakan gabungan pengaruh modern dan ‘Moor’. Masjid ini kelihatan unik dan cantik pada malam hari.
Masjid Tengku Tengah Zaharah dibangun diatas landasan terapung, memberikan ia sudut unik. Ia terletak di sungai Terengganu dan salah satu seni bangunan modern hasil salah seorang putera DiRaja Terengganu.
Masjid putih berkilauan turut menjadi ikon baru dalam seni bangunan Islam di negara ini. Malah, pembangunan masjid ini turut memberi muatan ciri setempat dengan penggunaan batu marmer, seramik dan bomanit.

Pembangunan masjid ini sebenarnya adalah inspirasi Almarhum Sultan Terengganu, Al-Marhum Sultan Mahmud Al-Muktafi Billah Shah ibni al-Marhum Sultan Ismail Nasiruddin Shah. Masjid ini dinamakan berdasarkan ibunya, Tuanku Intan Zaharah binti Almarhum Tengku Seri Setia Raja.
Kedamaian masjid ini turut terdorong oleh keindahan Laut China Selatan, menjadikan masjid ini suatu tujuan pelancongan yang menarik di Terengganu.
Masjid ini terletak di Teluk Ibai, hanya 4 km dari pusat bandar Kuala Terengganu dan berdekatan dengan kawasan pantai Terengganu.

Friday, July 29, 2011

Rumah Elegan 10x15 m (Dua Lantai)


Rumah dibangun di lahan seluas 100 m2 dan dirancang dua lantai. Lahan hijau berupa taman dihadirkan disetiap ruang sebagai taman depan, samping, dan belakang. Penataan taman rumah yang apik terlihat kompak dengan penyediaan teras depan dan belakang. Ruang-ruang di lantai satu terdiri dari ruang tamu, ruang keluarga yang berdampingan dengan tangga menuju ke lantai dua ruang makan, dapur, kamar mandi, dan dua ruang tidur. Di lantai dua terdiri dari teras atas atau balkon, ruang duduk, kamar mandi, dan dua ruang tidur.
        Fasad bangunan rumah didesain sederhana, namun tetap elegan dengan memadukan pemilihan warna dasar dan material batu alam, sebagai warna dasar dinding dipilih putih abu, pada bagian fasad diolah dengan motif garis-garis horisontal berwarna hitam yang saling menumpuk dengan perbedaan ketebalan dinding.
        Tampilan bangunan bergaya modern dengan penutup atap berbentuk limasan pada bagiaan bangunan dua lantai dan pelana pada bagian bangunan satu lantai. Untuk material penutup atap dipilih genteng beton datar berwarna gelap. Kusen untuk pintu, jendela, dan bouvenlight pada bangunan rumah tinggal dua lantai ini di cat cokelat. Gaya modern pun semakin terlihat dengan penempatan reling balkon yang minimalis dengan permainan garis-garis horisontal dari bahan besi tempa berwarna hitam.


referensi: buku griya kreasi, desain rumah di lahan 60-100m2

Thursday, July 28, 2011

Bidang Ilmu Dalam Teknik Bangunan

Disiplin ilmu yang relevan dengan teknik bangunan dan konstruksi antara lain:
− Teknik Sipil untuk struktur bangunan dan pondasi
− Arsitektur, untuk desain bangunan meliputi bentuk bangunan, fungsi,
peraturan bangunan dan spesifikasinya
− Mekanikal, untuk penghawaan, pengkondisian udara dan sistem
pelayanan mekanikal bangunan
− Elektrikal, untuk distribusi daya serta sistem kontrol dan elektrik
bangunan
− Fisika bangunan untuk pencahayaan dan akustika bangunan
− Ekonomi rekayasa untuk studi kelayakan dan analisis proyek secara
ekonomi
− Manajemen untuk pengelolaan atau manajemen proyek


Teknik Sipil
Teknik sipil adalah salah satu cabang ilmu teknik yang mempelajari tentang bagaimana merancang, membangun, merenovasi tidak hanya gedung dan infrastruktur, tetapi juga mencakup lingkungan untuk kemaslahatan hidup manusia. Cabang-cabang ilmu teknik sipil dengan aplikasi seperti pada gambar 1.4, antara lain:

STRUKTUR, cabang yang mempelajari masalah struktural dari material yang digunakan untuk pembangunan. Beberapa pilihan jenis material bangunan diantaranya: baja, beton, kayu, kaca atau bahan lainnya. Dalam bidang ini dipelajari lebih mendalam hal yang berkaitan dengan perencanaan struktur bangunan, jalan, jembatan, terowongan dari pembangunan pondasi hingga bangunan siap digunakan.
GEOTEKNIK, cabang yang mempelajari struktur dan sifat berbagai macam tanah dalam menopang suatu bangunan yang akan berdiri di atasnya. Cakupannya dapat berupa investigasi lapangan yang merupakan penyelidikan keadaan-keadaan tanah suatu daerah dan diperkuat dengan penye-lidikan laboratorium.

MANAJEMEN KONSTRUKSI, cabang yang mempelajari masalah dalam proyek konstruksi yang berkaitan dengan ekonomi, penjadwalan peker-jaan, pengembalian modal, biaya proyek, serta semua hal yang berkaitan dengan hukum dan perizinan bangunan hingga pengorganisasian pekerjaan di lapangan sehingga diharapkan bangunan tersebut selesai tepat waktu.

HIDROLOGI dan LINGKUNGAN, cabang yang mempelajari air dan lingkungan alam, pengendalian dan permasalahannya. Mencakup bidang ini antara lain cabang ilmu hidrologi air (berkenaan dengan cuaca, curah hujan, debit air sebuah sungai dsb), hidrolika (sifat material air, tekanan air, gaya dorong air, dsb) dan bangunan air seperti pelabuhan, dam, irigasi, waduk/bendungan, kanal hingga teknik penyehatan.

TRANSPORTASI, cabang yang mempelajari mengenai sistem transportasi dalam perencanaan dan pelaksanaannya. Mencakup bidang ini antara lain konstruksi dan pengaturan jalan raya, konstruksi bandar udara, terminal, stasiun dan manajemennya.

INFORMATIKA TEKNIK SIPIL, cabang baru yang mempelajari penerapan teknologi komputer untuk perhitungan dan pemodelan sebuah sistem dalam proyek pembangunan atau penelitian bangunan. Mencakup bidang ini antara lain berupa pemodelan struktur bangunan (struktural dan material atau CAD), pemodelan pergerakan air tanah atau limbah, pemodelan lingkungan dengan Teknologi GIS (Geographic Information System).

Arsitektur
        Arsitektur adalah pengetahuan dan seni untuk merancang bangunan dan struktur, dalam pengertian yang lebih luas mencakup perancangan keseluruhan lingkungan terbangun, mulai dari tingkat makro untuk perencanaan kota, kawasan atau lingkungan, lansekap atau bentang alam, hingga tingkat mikro untuk perancangan detail konstruksi bangunan dan desain perabot atau furnitur.
   Arsitektur sebagai proses awal perencanan dan perancangan ruang dan fisik bangunan harus mempertimbangkan segala aspek kehidupan dalam prosesnya. Tujuan arsitektur yang harus dipenuhi dengan baik adalah pemenuhan akan kegunaan (fungsi), kekuatan (struktur), dan keindahan (estetika).

Bidang-bidang perancangan arsitektur meliputi:
  • Lingkungan Ruang Dalam Bangunan (Building Indoor Environment) meliputi aspek-aspek lingkungan dalam disain, analisis dan efisiensi energi, kesehatan dan kenyamanan bangunan. Kekhususan bidangnya antara lain kenyamanan termal, kualitas udara, penerangan buatan, akustik, HVAC dan sistem kontrol. 
  • Building Envelope adalah suatu aplikasi yang menggambarkan semua area dari teknik bangunan, khususnya ilmu bangunan dan lingkungan ruang dalam. Bidang ini memfokuskan pada analisa dan disain selubung bangunana, meliputi ketahanan bangunan, perpindahan panas dan kelembaban serta interaksi dengan lingkungan ruang dalam.
  • Building Science menekankan pada analisis dan kontrol dari fenomena fisika yang mempengaruhi tampilan material bangunan dan sistem penutup bangunan. 
  • Building Structure mempertimbangkan prinsip-prinsip mekanika struktur, perilaku material dan analisanya dan disain baja, beton bertulang, struktur bangunan kayu. 
  • Manajemen Konstruksi (Construction Management) meliputi teknik konstruksi, proses konstruksi, perencanaan, penjadwalan, pengendalian proyek, pekerja dan pengaturan bangunan. 
  • Computer Aided Engineering
  • Efisiensi Energi (Energy Efficiency) meliputi analisa, disain, dan kontrol efisiensi energi atau low-energy, sistem HVAC, serta intelegent building
Mekanikal, Elektrikal, dan Plambing (MEP)
        Mekanikal, elektrikal dan plambing atau MEP merupakan pekerjaan instalasi sistem dan peralatan dalam bangunan sebagai bagian dari fungsi pelayanan bangunan atau utilitas bangunan (building utility). Di Indonesia pengetahuan MEP termasuk dalam bidang-bidang ilmu teknik mesin dan teknik elektro.
Keahlian MEP yang termasuk dalam bidang ilmu teknik mesin:
− Instalasi dan mesin-mesin generator listrik dan pompa-pompa air,
mesin pengkondisian udara, lift dan eskalator, dll
− Teknik pengelasan
− Mesin dan alat berat konstruksi
Keahlian MEP yang termasuk dalam bidang ilmu teknik elektro:
− Instalasi dan peralatan daya listrik
− Instalasi dan peralatan listrik penerangan
− Instalasi penangkal petir
− Instalasi dan peralatan telepon, jaringan komputer dan multimedia,
sistem deteksi dan kontrol bangunan

Lingkup Pekerjaan Proyek Bangunan

Ruang Lingkup Pekerjaan Bangunan

Bangunan adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukan baik yang ada di atas, di bawah tanah dan/atau di air. Bangunan biasanya dikonotasikan dengan rumah, gedung ataupun segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya seperti halnya jembatan dan konstruksinya serta rancangannya, jalan, sarana telekomunikasi, dan lain-lain.

Teknik bangunan adalah suatu disiplin ilmu teknik yang berkaitan dengan perencanaan, disain, konstruksi, operasional, renovasi dan pemeliharaan bangunan, termasuk juga kaitannya dengan dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Konstruksi merupakan suatu kegiatan membangun sarana maupun prasarana. Dalam bidang arsitektur atau teknik sipil, sebuah konstruksi juga dikenal sebagai bangunan atau satuan infrastruktur pada suatu atau pada beberapa area. Suatu pekerjaan konstruksi merupakan gabungan atau rangkaian dari banyak pekerjaan. Pekerjaan konstruksi umumnya diatur oleh seorang manajer konstruksi (construction manager), serta dilaksanakan dan diawasi oleh manajer proyek, tenaga teknik perancangan (design engineer) atau arsitek lapangan (project architect).

Proyek konstruksi adalah rangkaian kegiatan yang berkaitan dengan upaya pembangunan sesuatu bangunan seperti contoh pada gambar 1.1, umumnya mencakup pekerjaan pokok dalam bidang teknik sipil dan arsitektur, meskipun tidak jarang juga melibatkan disiplin lain seperti teknik industri, mesin, elektro, geoteknik, maupun lansekap.


Lingkup Pekerjaan dan Proyek Bangunan


Bangunan adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi, oleh karena
itu proyek bangunan selanjutnya disebut juga proyek konstruksi.
Secara umum, proyek konstruksi dibagi atas 3 jenis, yaitu:
  • Proyek bangunan perumahan/pemukiman (residential Construction) 
Merupakan proyek pembangunan perumahan pemukiman didasarkan pada tahapan pembangunan yang secara serempak dengan penyediaan prasarana penunjang. Jenis proyek ini sangat memerlukan perencanaan yang matang untuk infra struktur yang ada dalam lingkungan pemukiman tersebut seperti jaringan jalan, air bersih, listrik

  • Konstruksi bangunan gedung (building construction)
Merupakan tipe proyek konstruksi yang paling banyak dilakukan. Tipe konstruksi ini menekankan pada pertimbangan konstruksi dan teknologi praktis, dan pertimbangan pada peraturan bangunan setempat. (gambar 1.2)


  • Proyek Konstruksi Teknik Sipil (heavy engineering construction)
Merupakan suatu proses penambahan
infrastruktur pada suatu lingkungan
terbangun (built environment). Pemilik
proyek (owner) biasanya pemerintah
baik pada tingkat nasional atau daerah.
Pada proyek ini elemen desain, finansial
dan pertimbangan hukum tetap menjadi
pertimbangan penting, walaupun proyek
ini lebih bersifat non-profit dan mengutamakan
pelayanan masyarakat (public
services). Beberapa proyek konstruksi
yang termasuk pada jenis proyek ini
antara lain proyek pembangkit listrik,
jalan raya (gambar 1.3), jalan kereta api,
bendungan, pertambangan, dan lainnya.
  • Konstruksi Bangunan Industri (industrial construction)
Merupakan bagian yang relatif kecil dari industri konstruksi, namun merupakan suatu komponen yang penting. Pemilik proyek (owner) biasanya merupakan suatu perusahaan atau industri besar, seperti perusahaan minyak, farmasi, kimia dan industri lain. Proses yang dilakukan dalam industri ini membutuhkan keahlian khusus di bidang perencanaan, desain dan
konstruksi.
Di Indonesia, jenis pekerjaan konstruksi disebutkan dalam undangundang
jasa konstruksi (UU no 18 tahun 1999), meliputi:


  • Pekerjaan arsitektural yang mencakup antara lain pengolahan bentuk dan massa bangunan gedung berdasarkan fungsi serta persyaratan yang diperlukan setiap pekerjaan konstruksi.
  • Pekerjaan sipil yang mencakup antara lain pembangunan pelabuhan, bandar udara, jalan kereta api, pengamanan pantai, saluran irigasi atau kanal, bendungan, terowongan, struktural gedung, jalan, jembatan, reklamasi rawa, pekerjaan pemasangan perpipaan, pekerjaan pemboran, dan pembukaan lahan.
  • Pekerjaan mekanikal dan elektrikal merupakan pekerjaan pemasangan produk-produk rekayasa industri.
− Pekerjaan mekanikal mencakup antara lain pemasangan turbin,pendirian dan pemasangan instalasi pabrik, kelengkapan instalasi bangunan, pekerjaan pemasangan perpipaan air, .minyak dan gas.
− Pekerjaan elektrikal mencakup antara lain pembangunan jaringan
transmisi dan distribusi kelistrikan, pemasangan instalasi kelistrikan,
telekomunikasi beserta kelengkapannya.

  • Pekerjaan tata lingkungan mencakup antara lain: pekerjaan pengolahan dan penataan akhir bangunan maupun lingkungannya.

Friday, July 1, 2011

Terms Of Service

Tentang Copy Paste Artikel
Bagi para blogger yang ingin meng-copy paste artikel dari blog ini, harap perhatikan hal-hal berikut ini:
  1. Diwajibkan meminta izin terlebih dahulu kepada penulis sebelum meng-cpy-paste artikel, dengan cara meninggalkan komentar izin dibawah postingan yang ingin di copy paste atau melalui e-mail yang sudah saya sediakan (generasi.arsitektur@gmail.com).
  2. Bagi para blogger yang telah meng-copy-paste artikel dari blog ini, diharuskan mencantumkan link sumber dengan sejelas-jelasnya. contoh: sumber: arsitektur-ku.blogspot.com jangan sampai tidak mencantumkan link sumbernya.

Tentang Kegiatan Spammer
Untuk mencegah spammer saya akan memoderasi setiap komentar yang masuk di setiap postingan blog ini, jadi apabila ada komentar yang dianggap berbau "spam" maka saya akan mengeditnya sendiri atau bahkan tidak akan saya tampilkan.
Saya telah menyediakan kotak chat pada footer blog ini, jadi manfaatkanlah dengan baik, bisa untuk menyatakan pendapat anda, membagi tautan/link, atau Just Say Hello, dll.

Mungkin hanya itu untuk "Terms Of Service" blog ini, jadi saya harap setelah anda membacanya anda bisa mengerti dan menyetujui layanan tersebut.

Terimak kasih...



Regards: Alif Syarifudin (admin)