Saturday, July 5, 2014

Tutorial Membuat Efek Hujan dengan Photoshop

Tutorial Membuat Efek Hujan dengan Photoshop
Pada Postingan kali ini saya akan memberikan sebuah tutorial mengenai bagaimana cara memberi efek/suasana hujan pada hasil render gambar dengan menggunakan photoshop.
Tutorial ini adalah tutorial yang saya dedikasikan kepada teman-teman saya yang ada di group FB Sketchunesia sekaligus untuk menjawab pertanyaan yang mereka ajukan kepada saya di group tersebut.
dan untuk lebih jelasnya mengenai tutorial ini bisa di lihat dibawah ini.
untuk mendownload, silahkan klik link yang sudah saya sediakan dibagian bawahnya.
terima kasih.
semoga bermanfaat.





Sunday, June 15, 2014

Vanna Venturi House Powerpoint (.ppt)

Vanna Venturi House - Chestnut Hill Philadelphia - USA
Bagi siapapun yang mengenal tokoh Arsitek Post Modern di tahun 1990-an yaitu Robert Venturi pasti akan tahu  karya-karya hebatnya semisal the Vanna Venturi House ini.
Rumah ini menjadi salahsatu ikon post modern di masanya, di-Arsitek-i oleh Robert Venturi dengan tujuan untuk ditempati oleh ibunya yang bernama Vanna Venturi, Nah.. Itulah yang menjadi dasar kenapa rumah ini dinamakan the Vanna Venturi House.
Mungkin banyak yang beranggapan rumah ini terlihat biasa-biasa saja, namun apabila kita kaji lebih dalam mengenai rumah ini, anggapan tersebut sudah pasti tidak benar, mengapa? karena dalam sejarahnya rumah ini adalah 1 dari 10 rumah yang merubah USA pada masa itu dan kalau kita lihat dari sejarahnya rumah ini merupakan cikal bakal dari lahirnya era Arsitektur-Post-Modern di dunia.
Rumah ini telah banyak meraih penghargaan dan diakui oleh dunia.
Untuk lebih jelasnya lagi tentang the Vanna Venturi House ini, bisa dilihat di file powerpoint dibawah ini.
Terima Kasih.


Tuesday, May 27, 2014

Han Awal

Han Awal (images source: intisari-online.com)
Arsitek kondang ini lahir di Malang, 16 September 1930. Sebagai arsitek kawakan, dia menempuh riwayat hidup sebagai berikut.

1. Pendidikan:
Pendidikan arsitektur dijalani di Techniche Hoogeschool Delft, Belanda, pada 195G-1957. Kemudian, di Techniche Universitat, Faculatfur Architectur, Berlin Barat, pada 1957-1960.

2. Karier:

  • Direktur PT Han Awal & Partners Architect, 1971 . o Pembantu Rektor/Dosen Akademi pertamanan DKI Jakarta, 1969-1971,
  • Proyek Conefo/MPR-DPR sebagai Asisten I Kepala Proyek, 1964-1972.
  • Dosen Tak Tetap FTUI Jurusan Arsitektur, 1965-2000.
  • Dosen Pembina FT Unika Soegijapranata, Semarang, 1990-2003.
  • Dosen Pembina FT Universitas Merdeka, Malang, 1997-2004.
  • Dosen Tak Tetap Program Pascasarjana FT Ul, 2003,

3. Organisasi Profesi:

  • lkut mendirikan Pusat Dokumentasi Arsitektur.
  • Anggota Dewan Kehormatan lAl DKlJakarta.
4. Penghargaan:

  • Penghargaan AIA untuk Kompleks Universitas Katolik Atma Jaya, Jakarta, tahun 1984.
  • Penghargaan AIA untuk Konservasi Gedung Arsip Nasional, tahun 1999.
  • Award of Excellence UNESCO Asia Pasiflc Heritage, bersama Budi Lim dan Cor Passchier, tahun 2001.
  • Prof Teeuw Award, bersama Soedarmadji JH Damais dan Wastu Pragantha Zhong, tahun 2007.

Han Awal adalah seorang arsitek yang santun dan bersuara lembut. Dialah arsitek yang memiliki andil dalam merancang Gedung MPR/DPR. 
Gedung MPR dan DPR-RI
Kini, dia lebih dikenal sebagai arsitek konservatoris. Han menyukai arsitektur setelah terinspirasi keindahan Kota Malang yang tidak lain adalah tempat kelahirannya. Menurutnya, Kota Malang adalah kota yang ideal. Kota yang nyaman dan memiliki banyak bangunan indah, Oleh karena itu, dia merasa sangat terkesan. Lulus SMA, dia te.rtarik pada brosur program pendidikan ahli bangunan di Technische Hoogeschool di Delft, Belanda. Kemudian, ia melanjutkan studi di sekolah tersebut dengan beasiswa dari Keuskupan Malang. Ketegangan hubungan lndonesia-Belanda karena sengketa Papua yang mulai dirasakan akhir tahun 1956 membuat Han pindah ke Jerman dan melanjutkan kuliah arsitektur di Technische Universitat, Berlin Barat, dan lulus tahun 1960. Dia banyak belajar arsitekturdari segiteknis di Belanda. Para arsitek Belanda sangat mementingkan presisi. Perbedaan ukuran 1 cm saja dipersoalkan. Sementara di Jerman, dia mendapat pengetahuan tentang konsep-konsep besar arsitektur.

Di antara karya-karyanya, antara lain:
  • Gedung MPR/DPR di Jakarta' Dia menjadi asisten arsitek Soejoedi dalam proyek pembangunan gedung megah di Senayan, yang awalnya dibangun sebagai Gedung Conefo (Conference of New Emerging Forces) 1964-1912.
  • Kampus Universitas Katolik Atma Jaya di Semanggi.
  • Gedung sekolah Pangudi Luhur di Kebayoran Baru Jakarta.
Universitas Katolik Atma Jaya
Ciri khas dari bangunan karya Han adalah kesederhanaan dengan dinding dan langit-langit yang sering dibiarkan telanjang' Ketika mendesain bangunan, dia juga mempertimbangkan iklim tropis lndonesia. Dia memperhitungkan sirkulasi udara silang agar bangunan tidak memerlukan pendingin ruangan dan hemat energi. Menurutnya, prinsip arsitektur tropis tidak selalu bisa diterapkan. sebagai contoh teori ventilasi silang yang hanya cocok untuk gedung rendah. Sementara untuk bangunan tinggi, teori ini tak dapat dipakai karena dilantai-lantai atas angin terlalu kencang, Belakangan ini, Han lebih dikenal sebagai arsitek konservatoris yang menggeluti pemugaran bangunan-bangunan tua. Pada 1988, dia terlibat proyek pemugaran Katedral Jakarta. Saat itu bangunan tersebut sudah mengalami kerusakan berat di berbagai bagian, Dia mengusulkan penggunaan sirap sebagai atap dari Gereja Katolik yang hampir berusia seabad itu dengan pelat tembaga yang tahan lama' Karyanya dalam bidang pemugaran yang monumental adalah Gedung Arsip Nasional yang terletak di Jalan Gajah Mada 111, Jakarta. Saat itu dia bekerja sama dengan arsitek Belanda, Cor Passchier dan Budi Lim, arsitek lulusan lnggris. Pemugaran besar-besaran dilakukan pada gedung yang dibangun oleh pejabat VOC, Renier de Klerk pada akhir abad 18.
Dalam pemugaran bangunan tua, Han sering terkesima dengan aspek estetis dan budaya yang melekat pada bangunan tersebut, Oleh karena itu, Han mendirikan Pusat Dokumentasi Arsitektur bersama sejumlah arsitek. Sebagai spesialis pemugar bangunan tua, Han menemukan hal-hal yang tidak terduga. Ternyata, tidak semua bangunan tua buatan Belanda itu baik karena banyak konstruksi yang diselewengkan dan banyak pula aturan arsitektur yang tidak dilaksanakan dengan benar.

Shigeru Ban

Shigeru Ban
Dia adalah salah satu arsitek kondang dari Jepang. Salah satu spesiflkasi dari kreativitasnya yang brilian adalah penggunaan "slongsongan kertas,, atau paper tube dalam banyak desainnya. Mulaidaridesain rumah para korban gempa, gereja, jembatan, nomadik museum, dan lain_lain. pada awalnya, dia bertanya-tanya tentang kekuatan dari segi struktur penggunaan slongsongan kertas, Semakin lama, karya Shigeru Ban dengan bahan tersebut semakin beragam, Oleh karena itu, orang pun semakin tahu akan kekuatan bahan yang diklaim ramah lingkungan ini, Menurut Ban, ikatan emosipengguna terhadap bangunan yang digunakannya menjadi titik penting dari rangkaian perjalanan sebuah bangunan (lingkungan binaan). Dia adalah seorang arsitek yang tidak puas dengan karya yang sudah ada. Shigeru Ban adalah seseorang yang mau belajar dan belajar, Dia banyak belajar dari para arsitek kondang dunia sehingga mampu membawanya menjadi arsitek kawakan. Dia belajar banyak dari permainan geometri John Hejduk hingga kearifan material lokal Alvar Aalto, yang membuatnya kaya dengan pengalaman structure engineeringyang sangat penting dalam upaya mendesain bangunan yang tahan lama atau disebut dengan suistainabiIity.
lde dan inovasi dalam penggunaan bahan bangunan seperti yang dilakukan oleh Shigeru Ban memang sangat diperlukan pada masa ini. Memfokuskan perhatian lebih kepada aspek ramah lingkungan yang menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia, termasuk dalam pendirian bangunan, Jepang yang mempunyaiasosiasi bahan bangunan atau nihon kenchiku zairyou
kyoukai secara rutin menerbitkan kumpulan bahan bangunan baru dengan standar yang ketat. lmplementasi material ramah lingkungan itu sendiri hingga saat inidilakukan dengan beberapa pendekatan di sektor pembangunan pemukiman perkotaan, Beberapa di antaranya adalah "saving material" yang ditujukan untuk membawa masyarakat ke dalam "zero-emission society" melalui "cyclic material flow" dan "long life buildings". Kebijakan ini dilakukan melalui prosedur atau izin pembangunan bangunan baru yang dilakukan secara ketat. Termasuk di dalamnya dengan menyebutkan bahan bangunan yang akan digunakan, Pendekatan lainnya adalah dengan "energy saving" yang berupa rekomendasi perbaikan bahan dinding dan jendela bangunan.bangunan ataupun bahan-bahan lain di luar bangunan, seperti jalan dan infrastruktur lain yang telah disurvei,

Apa Itu Bidang Arsitektur?

Dunia Arsitektur
Berbicara tentang arsitektur, memang agak menjemukan dan membosankan. ltu bagi orang yang tidak menyukai dunia seni. Ribet, nllimet, dan terlalu serius. Tidak heran kalau profesi ini tidak begitu diminati, berbeda dengan dokter atau guru yang memiliki banyak pengikut, Meskipun kurang diminati, bukan berarti tidak ada pengikut. Walaupun jumlahnya minoritas, beberapa universitas masih mengunggulkan jurusan ini. Nah, jika kamu tertarik menjadi pengikut Le Corbusier, seorang arsitek yang tersohor pada zamannya, maka jangan pesimis terlebih dahulu. Semakin sedikit jumlah arsitek andal, semakin terbuka lebar kesuksesan yang dapat kamu raih. Bayangkan saja jika seluruh penduduk lndonesia menjadi pelanggan setia kamu. Jangankan keliling Amerika, keliling bulan saja, mungkin kamu mampu.
Beberapa waktu lalu, secara tidak sengaja penulis mendengarkan sebuah cerita di radio tentang urutan peringkat profesi terseksi menurut versi sebuah majalah. Cerita ini dapat menjadi kabar gembira bagi kamu yang bercita-cita menjadi arsitek. Tahukah kamu? Arsitek ternyata menduduki peringkat ketiga di bawah profesi pemadam kebakaran dan dokter karena dua profesi ini menyangkut nyawa seseorang. Meskipun berada pada urutan ketiga, sebagai calon arsitek kamu patut bangga. Disebabkan profesi ini mengalahkan profesi
lawyer dan polisi atau angkatan bersenjata, Namun, kebanggaan kamu jangan hanya sampai di sini. Data ini hanya sebuah pandangan dari suatu majalah, yang belum tentu akan sama dengan pandangan lainnya, Halyang harus kamu lakukan adalah berusaha menjadi arsitek yang andal dan mampu menghasilkan karya karya yang membuat orang berdecak kagum. Berbicara mengenai arsitek, tentunya kita juga tidak luput untuk membicarakan kampus sebagai pemproduksi para sarjana arsitek. Tidak akan ada arsitek bila tidak ada para calon sarjana
arsitek, termasuk kamu. Meskipun nantinya semua akan lulus atau diluluskan oleh universitas yang ditempati, belum menjamin lulusannya akan menjadi arsitek yang andal dan siap bekerja di dunia riil. Semuanya tidak lepas dari usaha yang kamu lakukan. Jika kamu berhasil lulus dan menjadi fresh graduale, maka kamulah yang akan menjadi next generation dalam kantor atau biro arsitek-arsitek. Kamu yang akan membantu para arsitek senior bekeqa. Nantinya, kamulah yang akan menggantikan para tokoh arsitektur lndonesia. Tentu saja dengan penghasrlan yang menjanjikan, Sekarang, masihkah kamu berpikir dua kali untuk menjadi seorang arsitek. Masih kurangkah kebanggaan kamu untuk memperoleh itu semua?

Monday, May 26, 2014

Unsur 'Luar' Rumah Sehat

Unsur Luar Rumah Sehat
Selain syarat-syarat unsur rumah sehat yang terpenuhi, kita perlu memperhatikan unsur-unsur eksternal untuk kesehatan hunian, yaitu faktor yang didapat dari iklim dan pengaruh lingkungan. Hal ini karena kita hidup di daerah tropis, dan lingkungan kota juga sangat berpengaruh terhadap hunian.

A. IKLIM
Iklim
Iklim di Indonesia adalah iklim hutan hujan tropis, karena Indonesia berada didaerah tropis yang memiliki karakter iklim yang khusus. Artinya kita hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Kedua musim yang berlangsung di negara kita ini memiliki pengaruh yang cukup besar bagi desain rumah, antara lain bentuk bangunan yang harus dapat mengatasi kedua iklim tersebut. Untuk mengatasi musim kemarau yang panas, atap rumah harus didesain untuk memayungi rumah dari sinar matahari yang menyengat. Sedangkan untuk musim penghujan, atap harus memiliki desain guna menghindari tampias hujan, baik itu bocor atau ketika atap mengalami rembesan akibat air hujan. 


Temperatur
Temperatur atau suhu adalah tingkat panas suatu benda, dalam hal ini adalah tingkat panas udara. Terperatur dapat memengaruhi kenyamanan kita, bahkan dapat memengaruhi metabolisme dalam tubuh kita, sehingga bila suhu udara terlalu tinggi, kita merasa kepanasan dan tidak nyaman. Terperatur udara di Indonesia relatif stabil dan tidak memiliki perbedaan suhu yang tinggi antara kedua musim hujan dan kemarau.
Demikian pula perbedaan suhu antara siang dan malam tidak terlalu besar. Namun demikian, pada siang hari bisa menjadi sangat panas pada musim panas. Suhu udara normal dapat mencapai 38 Celcius pada siang hari dan bisa juga turun sampai 26 Celcius, Bervariasi tergantung cuaca dan iklim di daerah tersebut. Dampaknya, rumah dapat terasa panas sekali dan gerah bila penghawaan alami kurang baik, sehingga kita perlu mamperhatikan seberapa banyak ventilasi dan jendela untuk setiap ruangan. Sebaiknya, jumlah bukaan ini cukup sirkulasi udara yang baik.
Kondisi Tanah
Kondisi tanah menentukan subur tidaknya tanah untuk ditanami, dengan demikian kita dapat menanam tanaman disekitar hunian dengan baik. Kebetulan negeri kita secara umum termasuk memiliki kondisi tanah yang subur. Tanahnya secara alami sangat subur dan dapat dijadikan taman sepanjang tahun, kecuali bila tanah telah tercemar atau tidak mendapatkan pemeliharaan secara berkalan dan baik.
Kondisi tanah yang subur ini disebabkan curah hujan di negeri kita sangat tinggi dan temperatur udaranya cukup stabil sehingga memungkinkan untuk terciptanya tanah yang sangat subur di negari kita ini.
Kelembaban
Kelembaban udara yang tinggi, yang mencapai 80% (bila hujan, maka kelembabannya 100%, jadi kondisi iklim di negeri kita sangat lembab). Kelembaban ini sering menjadi masalah bila udara didalam rumah tidak terus bergerak, karena kadar air yang dikandungnya dapat merusak perabot. Masalah ini sering terjadi bila udara terkumpul di sudut-sudut ruangan tanpa aliran udara yang baik. Kelembaban yang tinggi juga merupakan hal yang patut diperhitungkan dalam desain rumah sehat di daerah tropis, karena udara yang lembab dan panas akan menimbulkan rasa gerah (bila merasa gerah didalam, kebanyakan orang akan pergi keluar rumah).
Penghawaan dalam ruangan merupakan suatu cara untuk mengalirkan udara yang sehat ke seluruh ruang-ruang. Udara yang sehat diperlukan setiap waktu, disetiap ruangan, sehingga diperlukan cara untuk membuat udara tetap mengalir lancar dalam setiap ruang, dan menghilangkan udara yang mengalir akan membantu untuk mengurangi masalah-masalah yang ditimbulkan oleh kelembaban udara seperti timbulnya korosi logam, dan rusaknya perabot kayu. Udara segar sepanjang hari juga menjadikan tubuh kita tetap sehat dan terhindar dari penyakit-penyakit pernapasan.
B. LINGKUNGAN RUMAH DI PERKOTAAN
Padatnya penduduk dan semakin banyaknya hunian menimbulkan kemacetan
Kota-kota di Indonesia memiliki ciri-ciri yang kurang lebih dimiliki oleh kota-kota besar lain di penjuru dunia, yaitu teknologi berkembang pesat, bangunan-bangunan bertambah banyak dan semakin sempitnya lahan-lahan untuk hunian di perkotaan. Kota-kota selain menjadi tempat untuk bekerja juga menawarkan berbagai fasilitas yang lengkap mendukung berbagai aktifitas yang kita inginkan yang berkaitan dengan gaya hidup 'life style'. Misalnya lebih banyak restoran dan pusat perbelanjaan. Karena itu, banyak orang lebih memilih dan suka tinggal di kota daripada di desa.

Menariknya kota-kota di Indonesia juga memerlukan perhatian khusus dalam desain rumahnya karena fasilitas-fasilitas didalam kota seperti area hijau banyak yang kurang diperhatikan, permasalahan lingkungan serta tingkat kriminalitas yang tinggi terkadang menyebabkan rumah sebaiknya didesain secara khusus. Di perkotaan, lahan-lahan untuk perumahan semakin sempit, sementara itu manusia semakin banyak. Lahan yang sempit mengharuskan kita membuat desain rumah yang penuh dengan ruang-ruang, sehingga perancangan harus memperhatikan beberapa fator yang cukup penting, yaitu penghawaan, pencahayaan, hubungan dengan alam, serta perlindungan terhadap polusi dan tidak adanya privasi.

Masalah-masalh yang serig timbul karena kepadatan rumah-rumah di daerah urban atau perkotaan adalah letak rumah-rumah yang berdempetan, ruang-ruang yang banyak dan tersekat-sekat. Hal ini dapat menyebabkan pencahayaan alami dari sinar matahari terkadang tidak masuk ke dalam ruang-ruang dengan baik. Pencahayaan alami diperlukan untuk menghemat pemakaian listrik untuk penerangan pada pagi, siang dan sore hari. Sinar matahari juga diperlukan untuk kesehatan jiwa manusia dengan memberikan dampak perasaan riang pada pagi hari. Jika pada pagi hari kita mendapatkan atau melihat sinar matahari yang cukup terang, kita akan merasa lebih segar dan gembira.

Karena kota banyak dipenuhi bangunan, apabila kita menyisihkan sebagian lahan dalam rumah untuk penghijauan dan taman, akan memberikan manfaat yang baik bagi tubuh dan jiwa kita untuk tetap berhubungan dengan alam. Alangkah sengangnya bila setiap hari kita merasa nyaman karena dikelilingi tumbuh-tumbuhan yang asri di sekitar rumah kita.

dampak lain dari lingkunag kota yang padat adalah polusi udara. Polusi udara yang berlebihan di kota-kota besar memiliki akibat pada tubuh kita, dan debu dapat masuk ke ruang-ruang dalam rumah bila bukaan ventilasi atau jendela terhadap area berpolusi cukup besar (misalnya bila meletakkan bukaan ventilasi besar ke jalanan yang penuh polusi, debu-debu dapat masuk semakin banyak). Bila seharian berada ditempat kerja yang dipenuhi polusi udara, tubuh kita bisa  terpengaruh dan berbagai penyakit dapat muncul. Kota besar juga terkadang tidak menyediakan privasi yang kita butuhkan untuk menikmati sebagian hari tanpa hiruk-pikuk keramaian, tanpa pemandangan kendaraan berlalu-lalang dan kesibukan kota yang tidak ada henti-hentinya dan membuat tekanan. Rumah dapat didesain untuk menyediakan penghawaan yang sehat sekaligus menyajikan 'oase' yang sehat untuk beristirahat.

Sementara itu, kota-kota terus mengembangkan bangunan-bangunan sehingga menjadi hutan beton. Sayangnya, adaptasi terhadap iklim setempat seringkali diabaikan dan akibatnya, seringkali digunakan pengatur dan pendingin udara yang banyak memerlukan energi listrik. Karena itu, sebaiknya dimulai dari desain hunian, kita menggunakan berbagai cara, sebagai contoh meninggikan plafon, membuat ruang antara atap dan plafon, dan sebagainya.

Rumah Sehat dan Unsur Dalam Rumah Sehat

Unsur dalam rumah sehat
Rumah adalah surga bagi kita, tempat kita hidup di bumi. Rumah adalah faktor yang sangat penting untuk kesehatan kita sehari-hari, dimana segala sesuatu tentang rumah akan memenuhi kehidupan kita. Segala aktivitas berawal dari rumah, sehingga rancangan rumah harus dimaksimalkan agar sehat. Faktor ini penting diperhatikan setelah tampilan rumah. Juga kelengkapan lainnya, karena rumah tidak dihuni dalam waktu yang singkat saja.

Rumah atau hunian adalah tempat dimana seseorang tinggal beserta keluarganya, memiliki hubungan sosial dengan masyarakat sekitarnya, dan melakukan kegiatan-kegiatan dalam rangka mempersiapkan diri untuk aktivitas diluar rumah.
Fungsi utama rumah atau hunian pada masa lalu adalah sebagai tempat berlindung, untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan, terhindar dari cuaca yang tida menentu, hewan buas, serta untuk beristirahat. Saat ini pengertian rumah sudah melebar seiring dengan perkembangan jaman. Rumah, apalagi yang berada diperkotaan merupakan 'oase' untuk berlindung dan beristirahat. Bahkan saat ini banyak rumah yang memiliki fungsi hanya sebagai rumah peristirahatan semata. Di perkotaan, banyak rumah dibeli sebagai rumah singgah pada saat hari-hari kerja dan dipedesaan, banyak rumah dibeli sebagai rumah untuk beristirahat saat liburan.

UNSUR 'DALAM' RUMAH SEHAT
Untuk mencapai kondisi rumah yang sehat, unsur-unsur apa sajakah yang sebaiknya diperhatikan dari unsur 'dalam' rumah?

hal pertama yang paling penting adalah harus dapat mewadahi kegiatan penghuninya, dan cukup luas bagi seluruh pemakainya. Bila sebuah rumah dihuni oleh tiga orang, maka luasan rumah harus dapat memenuhi kebutuhan tiga orang tersebut, sehingga kebutuhan ruang dan aktifitas dari setiap orang dapat berjalan dengan baik. Hal ini dapat dipikirkan dan didesain pada awal proses pembangunan rumah, dengan menentukan kebutuhan ruang yang sebaiknya disediakan bagi setiap orang.

Struktur konstruksi rumah dibuat untuk menopang rumah agar bisa berdiri tegak dan tidak mudah roboh oleh faktor alam, misalnya angin dan gempa, selain itu juga mampu menopang berat struktur rumah itu sendiri (beban mati) dan beban isi rumah seperti para penghuni dan perabot (beban hidup)

Lingkungan rumah sebaiknya terhindar dari faktor-faktor yang merugikan kesehatan, isalnya kawat listrik bertegangan tinggi, limbah buangan pabrik atau asap buangan yang dapat mengganggu kesehatan, polusi udara dari kendaraan dan debu jalan yang berlebihan, polusi udara dari sumber pencemaran udara seperti pabrik, tempat pembuangan sampah atau peternakan. Gangguan-gangguan terhadap kesehatan ini apabila berlangsung secara terus menerus dapat mengakibatkan penyakit yang tidak diinginkan.

Penghawaan alami juga perlu diperhatikan dalam sebuah desain hunian yang sehat.


Penghawaan adalah aliran udara didalam rumah, yaitu proses pertukaran udara kotor dan udara bersih
memiliki penghawaan alami yang memadai akan menunjang kesehatan penghuninya dari segi pernapasan. Penghawaan alami juga menghalau udara lembab yang dapat merusak perabot.

Unsur lain yang perlu diperhatikan adalah hubungan kita dengan alam. Memiliki hubungan yang dekat dengan alam adalah kubutuhan setiap orang. Kadangkala setelah lama berada didalam rumah, kita perlu untuk keluar ke halaman untuk sekedar melihat daun-daun hijau atau menghela napas menghiru udara yang lebih segar. Kegiatan berkebun dan bercocok tanam juga akan membantu kita memiliki hubungan dengan alam yang baik dan menghilangkan kejenuhan

Bagian Interior Rumah
Rumah sehat juga perlu memiliki fasilitas yang diperlukan untuk kehidupan sehat, misalnya air bersih, fasilitas pembuangan limbah dan air yang baik, serta kondisi tanah memungkinkan penyerapan air yang baik untuk mendukung lingkungan. Fasilitas ini merupakan penunjang untuk kehidupan sehari-hari, sehingga kita tidak disibukkan dengan mencari air bersih, misalnya.

memiliki sumber daya alam yang baik akan menunjang kesehatan, seperti adanya sinar matahari pagi yang dapat diterima dengan baik (menghadap ke timur lebih baik, dan bila menghadap ke barat, akan memerlukan konsep rancangan khusus sehingga panas matahari sore tidak banyak masuk ke rumah). Demikian juga dengan keadaan konsidi tanah yang cukup subur untuk ditanami.

Tampilan Baru dan Domain Baru (www.arsitektur.my.id)


Assalamu'alaikum wr. wb.
Mulai hari ini tanggal 26 Mei 2014, blog www.arsitektur-ku.blogspot.com secara resmi beralih ke www.arsitektur.my.id. Namun blog www.arsitektur-ku.blogspot.com masih bisa digunakan untuk pencarian web ini.
Semoga dengan beralih domainnya blog ini ke web yang baru dapat memacu saya sebagai penulis untuk memposting hal-hal yang bermanfaat bagi para pembaca web ini.

dan semoga dengan tampilan web yang baru ini para pembaca tidak kebingungan ketika mencari artikel yang ada di web ini.

Cukup sekian postingan kali ini.
dan kedepannya semoga isi dari web ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin..
Masukkan berupa kritik dan saran bisa sahabat sampaikan melalui kotak komentar ataupun dengan contact form yang telah disediakan pada web ini.

Wassalamu'alaikum wr. wb.

Regards,


Alif Syarifudin
(admin)

Friday, January 10, 2014

Full Tutorial Modeling 3Ds Max & Rendering Vray "Compact House"


Kali ini saya akan mempersembahkan tutorial terbaru tentang modeling 3ds max dan rendering vray. pada tutorial ini akan dibahas dari mulai pembuatan denah bangunan compact house, modeling bangunan, setting vray 3ds max, pembuatan material vray, hingga proses akhir yg berupa gambar rendering realistic vray.
apabila anda bisa mengikuti tutorialnya dengan baik, makan anda akan dapat membuat presentasi gambar seperti gambar di bawah ini.




Seri tutorial kali ini berisi 36 tutorial yang telah saya upload ke situs youtube.
anda dapat mendownload dan memutarnya dengan mengakses link yang ada di bawah ini.
atau dengan memfollow halaman tutorial yang terpasang pada widget di bagian bawah blog ini.


Langsung saja, inilah tutorial selengkapnya.. dan jangan lupa untuk mendownload file resoucesnya terlebih dahulu pada link yang telah saya sediakan di bagian bawah postingan ini..
Let's check this out..!!


Download : File Resources (27 mb - password: www.arsitektur-ku.blogspot.com) 

Sunday, January 5, 2014

Tiga K (Konfigurasi, Koneksi, Kualitas Konstruksi) Rumah Aman Gempa

Gempa tidak dapat dicegah, namun gempa tidak perlu ditakuti. Kita dapat mengantisipasi dan mencegah akibat buruk yang ditibulkan oleh gempa, dengan membangun rumah yang kuat dan aman. Jika kita melakukan hal tersebut, kita dapat mencegah rumah dari keruntuhan akibat gempa. Jadi gempa tidak berbahaya, namun bangunan runtuhlah yang membahayakan jiwa.
Anda dapat menjaga keselamatan keluarga anda dengan mengikuti rekomendasi aturan Tiga K.

K SATU: Gunakan KONFIGURASI yang sederhana, simetris, dan
  • Bangun dengan bentuk yang umum seperti persegi, persegi panjang yang pendek atau lingkaran.
  • Hindari setruktur yang panjang dan sempit dimana panjangnya tiga kali lebarnya.
  • Gunakan dinding melintang atau sokongan untuk dinding yang lebih dari 4m.
  • Jangan gunakan bata untuk tombak layar, gunakan kayu atau bahan ringan lainnya.
  • Gunakan bukaan kecil, atau gunakan balok latai diatas kolom teras terkoneksikan satu sama lain.
  • Bangunan satu lantai lebih aman daripada bangunan dua lantai.
K DUA: KONEKSIKAN seluruh elemen-elemen struktur
  • Ikuti aturan pembesian dan pengangkeran dalam pengkoneksian kolom dan balok bersama-sama, terutama kolom bagian atas dengan ring balok.
  • Gunakan penulangan besi dalam mengkoneksikan dinding bata dengan kolom
K TIGA: Gunakan bahan berkualitas bagus dan KUALITAS KONSTRUKSI yang bagus
  • Gunakan bahan berkualitas bagus.
  • Gunakan campuran yang tepat untuk beton, dan tidak terlalu banyak air.
  • Pastikan untuk merendam bata sebelum memasang dinding, hal ini akan benar-benar meningkatkan kekuatan rumah anda.
Untuk lebih jelasnya mengenai ke-3 hal tersebut, tunggu postingan selanjutnya..

Rumah Jenis Apa Yang Sebaiknya Saya Bangun–Kayu atau Bata?

Rumah kayu: Untuk rumah satu lantai dengan kondisi tanah yang labil dan jika terletak di daerah pegunungan dan perbukitan, tipe rumah yang cocok adalah rumah kayu atau semi permanen.

image

Ingatlah bahwa rumah kayu lebih aman daripada rumah ikatan bata atau beton bertulang yang dibangun dengan buruk. Jika Anda tidak mampu membeli lebih banyak besi, atau Anda tidak yakin tukang Anda merendam bata sebelum memasangnya, pastikan keselamatan keluarga Anda dengan membangun rumah kayu.

 

Standard Minimum Untuk Rumah Semipermanen


image 

 

Rangka Kayu


Langkah awal dalam membangun rumah berangka kayu yang kokoh adalah dengan memilih kayu yang berkualitas bagus. Pilihlah kayu yang tidak memiliki mata kayu, retakan dan kayu tersebut harus lurus dan tidak melengkung atau berliku-liku. Kemudian, buatlah sambungan yang pas serta kuat pada setiap koneksi. Gunakan jenis sambungan berikut ini untuk koneksi rangka kayu.

image

Rumah Semi Permanen : Dinding Bata untuk Bagian Bawah Rumah


Bagian dasar rumah perlu lebih kuat daripada bagian dinding lainnya. Bangunlah dinding bata untuk bagian bawah setinggi 80cm.

image

Gunakan bata, batako atau batu untuk membangun dinding bata bagian bawah. Perkuat dinding bata bagian bawah ke kolam kayu dengan paku.
 

Pilihan Material Dinding

Anda bisa menggunakan papan anyaman bambu yang di plester atau kawat pagar untuk dinding.

image

Apapun material dinding yang Anda gunakan, pastikan bahwa Anda telah mengikatnya secara kuat ke rangka kayu.


Rangka Beton Bertulang, atau Ikatan Bata?

Rumah Ikatan Bata: Rumah ikatan pasangan bata dapat juga menjadi rumah tahan gempa. Tetapi jika Anda tidak mengikuti standar rumah tahan gempa, maka rumah tersebut juga akan hancur ketika gempa.

20


Masalah-masalah Pada Rumah Ikatan Bata

 

21

Penggambaran Dinding @Tutorial ArchiCAD

Pada dasarnya prinsip penggambaran dinding pada lantai 2 tidak mempunyai perbedaan dengan penggambaran dinding pada lantai 1. Untuk penggambarannya ikuti langkah-langkah berikut ini.

1. Kembali ke jendela floor plan.

2. Klik Design > Story Settings.

3. Kotak dialog story settings akan muncul. Awali dengan mengubah nama ground floor menjadi “Lantai 1”. Kemudian klik pada bagian insert above, ketikkan nama “Lantai 2”, dan lakukan pengaturan parameter seperti berikut.

image

4. Akhiri pengaturan dengan klik OK.

5. Setelah pengaturan selesai, kita akan disuguhi lembar kerja yang baru. Untuk memastikan kita telah berada pada floor plan yang akan kita gunakan untuk penggambaran lantai 2, perhatikan bagian pojok kiri atas, disana akan tertulis “Lantai 2”, sesuai dengan nama yang kita berikan pada pengaturan story settings.

12

6. Pada lembar kerja floor plan lantai 2 akan terlihat gambar denah lantai 1 dengan bentuk yang samar. Hal ini berguna sebagai acuan pada saat kita akan bekerja pada lantai 2.

Jika gambaran keberadaan lantai 1 tidak terlihat, klik icon trace image untuk memperjelas tampilan klik Window > Palettes > Trace & Reference.

Kemudian  sesuaikan reference intensity sesuai dengan keinginan kita.

13

7. Gambarkan dinding pada lantai 2, sesuai dengan denah yang telah kita rencanakan sebelumnya. Aktifkan icon wall tool image pada panel tool box. Setelah itu, klik bagian settings dialog image pada bagian info box. Kemudian atur parameter-parameter yang diperlukan dalam kotak dialog wall default settings yang muncul seperti ditunjukkan gambar berikut ini. Akhiri pengaturan dengan klik OK.

14

8. Gambarkan lantai 2 sesuai denah yang telah kita rencanakan. Pergunakan jenis dinding chained image atau single image untuk penggambaran dindingnya.

9. Lihat hasil penggambaran dalam bentuk 2D dan 3D.

image

(hasil penggambaran dalam bentuk 2D)

 

image

(Hasil penggambaran dalam bentuk 3D)

Penggambaran Tangga @Tutorial ArchiCAD

Langkah-langkah penggambaran tangga adalah sebagai berikut:

1. Kembali ke jendela floor plan.

2. Klik icon stair image pada panel tool box, disusul dengan klik pada object settings dialog image.

3. Pilih tangga dengan nama Stair U-Shape 15.

4. Atur parameter yang akan kita gunakan seperti ditunjukkan pada gambar berikut. Jika sudah selesai klik OK.

11

5. Untuk memasukkan tangga pada jendela floor plan, kita tinggal melakukan klik pada lembar kerja floor plan. Untuk menempatkan tangga pada posisi yang lebih tepat, kita menggeser posisi tangga menggunakan opsi drag, rotate atau mirror, bergantung pada kebutuhan kita.

6. Lihat penggambaran dalam 2D dan 3D, untuk 3D gunakan perintah orbit (Shift+Tahan klik kiri).

image

(hasil penggambaran dalam bentuk 2D)

 

image

(hasil penggambaran dalam bentuk 3D)